Tuesday, February 28, 2006

Peluang Menjadi TKI

Awal Pebruari ini, seorang recruiter dari salah satu perusahaan software berpusat di Redmond, Washington, USA, mengirimi saya imel. Isinya menyebutkan bahwa dia tahu nama saya dari Brainbench, dan menawari saya untuk ikut serta dalam proses rekruitmen di perusahaan mereka sebagai software engineer. Jika saya berminat, saya diminta untuk mengirimkan CV.

Saya kemudian mengirim CV, diikuti dengan perjanjian wawancara yang kemudian dilaksanakan per telepon pada pertengahan Pebruari. Seandainya lolos tahap ini, menurut informasi dari mereka, akan dilanjutkan dengan wawancara tahap kedua secara tatap muka, mungkin di Australia.

Kurang lebih seminggu setelah wawancara pertama tadi, saya dikabari bahwa ternyata saya dinyatakan tidak lolos seleksi, dan mereka memilih kandidat lain yang dianggap lebih cocok dengan kebutuhan mereka.

Ada beberapa 'pelajaran' yang menurut saya dapat diambil dari kejadian ini, dan mudah-mudahan ada manfaatnya buat Anda, barangkali juga berminat menjadi TKI di sana:

  • Brainbench ternyata memang 'dilirik' perusahaan IT, seperti yang memang menjadi salah satu jargon pemasarannya. Jadi, tidak ada salahnya mengikuti uji sertifikasi di sana, terutama pada musim-musim gratis yang sering mereka selenggarakan. Saya sendiri selama ini mengikuti uji sertifikasi di sana pada musim-musim gratis tersebut.

  • Bahasa pemrograman C/C++ kelihatannya masih menjadi kebutuhan (paling tidak di perusahaan tersebut). Salah satu pertanyaan yang mereka ajukan (tertulis, via imel), antara lain kapan terakhir menggunakan C/C++, atau berapa jumlah baris kode C/C++ maksimum yang pernah ditulis pada sebuah projek atau produk.

  • Kemampuan berbahasa (Inggris dalam kasus saya) tetap amat dibutuhkan. Saya beberapa kali salah mengerti pertanyaan interviewer karena kemampuan berbahasa yang kurang memadai. Harap maklum, telinga Sunda saya kadang masih susah membedakan huruf P (pe kampak), V (pe cagak) atau F (pe garpu).

  • Barangkali kita perlu latihan untuk berpikir kreatif dan menggunakan imajinasi. Salah satu pertanyaan yang diajukan, apa yang akan saya lakukan jika saya punya sebuah perpustakaan, ingin memiliki koleksi buku sepuluh tahun ke belakang dan ke depan, serta dibaca sebanyak mungkin orang di seluruh dunia. Silahkan dicoba mencari jawabannya, apakah dari sudut pandang teknologi informasi, bisnis, ambisi atau sudut pandang lain.

Jadi, bagi Anda yang berminat menjadi TKI dan menyumbang devisa bagi negara, silahkan mempersiapkan diri. Peluang tersebut benar-benar ada!

Monday, February 06, 2006

Bilangan Prima Yang Ganjil

Angka 2 merupakan bilangan prima yang ganjil. Seluruh bilangan prima lain merupakan bilangan ganjil, hanya dia sendiri anggota bilangan prima yang merupakan bilangan genap. Ganjil banget, kan?